Rabu, 05 Juni 2019

Live in Paroki Sant. Longginus Wolowio Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada

Live in adalah salah satu bentuk kegiatan pengembangan kepribadian yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan pegawai di lingkungan STKIP Citra Bakti dan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya.
Gambar 1
Dosen dan Mahasiswa STKIP CB Berkumpul dengan Masyarakat Boriwu Kecamatan Bajawa Ngada

 Gambar 2
Pemandangan di Desa Pape Kecamatan Bajawa


 Gambar 3
Mahasiswa dan dosen mendampingi pramuka siaga di SDK Wolowio Kecamatan Bajawa Ngada


Gambar 4
Dosen dan anak anak di Patung Maria Beiposo untuk melaksanakan pembelajaran di luar kelas

Gambar 5
Puncak acara malam pentas seni di Desa Naru Bajawa

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengajak mahasiswa termasuk para dosen dan pegawai untuk tinggal bersama masyarakat dan mengalami kehidupan bermasyarakat secara langsung. Selain itu, kegiatan live in ini juga menjadi ajang promosi lembaga pendidikan STKIP Citra Bakti kepada masyarakat..

Live in pada tahun 2019 ini berpusat di Kabupaten Ngada dan dilaksanakan 3 paroki yaitu Paroki St. Yosep, paroki MBC, dan St. Longginus. Kegiatan live in yang bertempat di paroki St. Longginus dilaksanakan di 7 lingkungan. Masing masing lingkungan didampingi oleh dosen dan pegawai. Jumlah mahasiswa yg dilibatkan disini adalah 169 orang yang terdiri atas mahasiswa PGSD, PJKR, PGPAUD, Pend. Musik, Pend. Matematika, dan Pend. IPA. 

Ke tujuh lingkungan tersebut adalah Beiposo, Warusoba, Borewu, Boloji, Wolowio, Ekoheto, dan Bomada.

Kegiatan live in dilaksanakan selama 5 hari yaitu pada tanggal 22 sampai 26 Mei 2019.

Mahasiswa, dosen, dan pegawai diterima oleh Pastor Paroki, Rm. Kletus Jo, Pr


Serangkaian kegiatan live in, juga dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan tersebut antara lain adalah 1) pendampingan belajar anak anak PAUD, SD, dan SMP, 2) kerja bakti lingkungan, 3) pendampingan pramuka, 4) pendampingan doa, 5) dan kegiatan olahraga bersama OMK dan masyarakat setempat.

Puncak Kegiatan live in ditutup dengan menyenggarakan pentas seni yang melibatkan semua mahasiswa live in dari ketiga paroki yang bertemlat di Desa Naru. Pentas seni yang dilakukan adalah pentas kreativitas mahasiswa seperti dance, band, tarian caci, tarian sagi, body contest, parodi, puisi, berita komedi, paduan suara, drama, musik ansambel. Kegiatan pentas seni ini dibuka oleh bapak Desa Naru. Kegiatan berakhir pada pukul 10 malam yang diakhiri dengan santap malam bersama.

Kampus Citra Bakti Ngada melakukan Pembelajaran di Luar Kelas di Patung Bunda Maria Beiposo

Bajawa (24/5) Flores Post Edisi 28 Mei 2019

Serangkaian kegiatan *live in* yang dilaksanakan oleh mahasiswa.dan dosen STKIP Citra Bakti di tiga paroki di Kabupaten Ngada, mahasiswa dan dosen yang mendapatkan lokasi live in di Paroki Longginus (Wolowio) melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Gambar Dosen dan Mahasiswa STKIP Citra Bakti melaksanakan pembelajaran

Pengabdian dilaksanakan untuk anak anak SD kelas I sampai kelas V SDI Beiposo, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada. Siswa yang terlibat sebanyak 176 anak dan 8 orang guru.

Sementara dosen yang dilibatkan sebanyak tiga orang dan puluhan mahasiswa STKIP Citra Bakti.

Pengabdian yang mengambil topik pembelajaran di luar kelas, diprakarsai oleh dosen dosen STKIP Citra Bakti. 

Kegiatan diawali dari titik  lapangan SDI Beiposo. Seluruh peserta.berjalan kaki dengan medan mendaki kurang lebih 40 menit perjalanan. Menyusuri jalan beraspal dan kerikil, perjalanan diiringi dengan lagu dan yel yel motivasi.

Setelah melaksanakan doa bersama di Patung Bunda Maria, anak anak dan peserta lainnya makan bersama. Setelahnya baru dilakukan pembelajaran untuk masing masing kelas.

Salah satu dosen penggagas kegiatan Dek Ngurah Laba Laksana, yang juga selaku dosen pendamping mahasiswa, memaparkan pentingnya pembelajaran yang dilakukan di luar kelas untuk mendapatkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. "Pembelajaran dilakukan melalui permainan, lagu, dan cerita", sambung Laksana. 

Laksana yang juga sebagai wakil ketua bidang akademik STKIP Citra Bakti,  menambahkan "kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 60 menit dengan beragam kegiatan dan aktivitas yang dapat mengeksplor kreativitas anak-anak tersebut". 

"Kegiatan semacam ini adalah kegiatan wajib yang diprogramkan pemerintah dalam rangka mewujudkan sekolah yang ramah anak", pungkas Bernabas Wani selaku salah satu tim dosen pendamping.

Di tempat terpisah, Maria Patrisia Wau yang juga mendampingi kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa mahasiswi yang kuliah di kampus Citra Bakti. Mahasiswa yang dilibatkan adalah mahasiswa dari Program Studi PGSD, Program Studi PJKR, Program Studi Pendidikan Musik, Program Studi PG-PAUD, dan Program Studi IPA.

Ketiga dosen pendamping ini kompak menyatakan bahwa kegiatan ini adalah inovasi dalam melaksanakan pembelajaran untuk membentuk semangat dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan anak anak generasi muda bangsa.

"Kegiatan ini akan kami laksanakan secara rutin dalam program akademik selanjutnya", terangnya.

Ditemui di akhir kegiatan, kepala SDI Beiposo, Bapak Adrianus Dopo Neno, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kegiatan ini baru pertama dilaksanakan. Biasanya kami hanya doa setelah itu langsung pulang ke sekolah. Namun hari ini ada suasana yang berbeda, semoga kegiatan ini bisa menginspirasi anak anak untuk giat belajar guna mencapai cita cita, sambung Adrianus.

Binahong si Daun Hati

Binahong yang dalam bahasa Latin disebut Bassela rubra linn tumbuh dengan baik di wilayah tropis seperti Indonesia. Daun ini sudah dikenal sangat baik di wilayah asia timur seperti china, taiwan, dan korea. 
Gambar Daun Binahong (Sumber: dokumen pribadi)

Berbagai khasiat diperoleh dari daun yang berbentuk hati ini. Dilansir dari halaman detik.com terdapat tujuh manfaat dari tanaman yang dapat tumbuh di dataran tinggi maupun rendah ini. Berikut penjelasannya.

1. Menghilangkan jerawat
Jerawat adalah salah satu momok bagi remaja. Tumbuhnya jerawat, apalagi dalam populasi yang banyak, jelas menggangu percaya diri. Untuk itu, gunakanlah masker binahong. Caranya mudah, cukup hancurkan beberapa helai daun binahong, lalu oleskan ke seluruh wajah atau bagian yang ada jerawat. Lakukan hal ini beberapa hari, niscaya jerawat minggat.

2. Menyembuhkan luka
Daun ini mujarab sebagai antiseptik dan mempercepat penyembuhan luka, seperti luka gores, memar, bakar, kecuali luka karena patah hati. Caranya juga sama seperti pada cara mengatasi jerawat.

3. Mengurangi resiko sakit jantung
Nah, kalau jenis penyakit ini, cukup dengan meminum air rebusan dari daun binahong. Dan pembuatannya pastikan jangan menambahkan zat lainnya seperti pemanis ataupun ramuan lainnya. Caranya adalah ambil 3-10 helai daun binahong, cuci bersih, lalu rebus. Rebus menggunakan dua gelas air dan sampai tersisa satu gelas. Minum air rebusan tersebutbdalam keadaan hangat. 

4. Mencegah diabetes
Siapa yang tidak tahu penyakit ini? Penyakit yang diidap hampir 422 juta orang di dunia (WHO, 2014). Namun jangan ragu, daun binahong bisa menjadi solusinya. Caranya juga sama seperti yang sudah dijelaskan pada poin 3. Minum setiap haru untuk mendapatkan khasiat yang lebih baik.

5. Menghilangkan kanker
Baru mendengar kata kanker saja sudah keringat dingin keluar. Wajar, penyakit ini terkenal sangat mematikan. Apalagi masuk dalam kategori kanker ganas. Ani Yodhoyono, istri dari SBY (presiden RI 2004-2014) meninggal disebabkan oleh keganasan kanker (kanker darah). Agar tidak menjadi kecemasan mendalam, ada baiknya mencoba obat herbal binahong. Caranya juga sama, cukup merebusnya lalu meminum air rebus binahong secara rutin.

6. Obat maag
Maag menjadi penyakit wajib bagi anak kuliahan apalagi yang biasa hidup in the kos. Terlamnat makan, beban tugas sampai tingkat stres tinggi adalah salah satu pemicunya. Namun jangan khawatir, tanamlah binahong di depan kamar kos kalian dalam polybag besar. Ini dilakukan untuk mengantasipasi kedatangan penyakit ini. Jika terjadi, minumlah rebusan dari daun yang kalian sudah tanam sebelumnya. Tapi ingat, makan yang teratur, karena binahong hanya menyembuhkan maag tidak menyembuhkan kebiasaan kalian yang lupa sarapan.

7. Selamat tinggal asam urat
Asam urat terjadi karena kelebihan kadar purina (rumus kimianya C₅H₄N₄O₃) dalam tubuh. Jika kadar purina sudah di atas batas normal, minumlah rebusan binahong. Dijamin asam urat kabur.

Selamat berbinahong ria. Obat herbal jaman now. 

Sumber:1. https://m.detik.com/health/berita-detikhealth/d-4529685/7-manfaat-daun-binahong-untuk-pengobatan2. Tantini, D.W., Kurnianto,S.E. (2016). Efek Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) terhadap Profil Darah Merah pada Marmut (Cavia cobaya). Jurnal Sain Veteriner

Kamis, 18 April 2019

PENDAMPINGAN FULLDAY SCHOOL BERBASIS MINAT DAN BAKAT SISWA DI SD NIRMALA


Golewa/Ngada. Dosen STKIP Citra Bakti mengadakan kegiatan pendampingan sekolah, melalui kegiatan pendampingan fullday school berbasis minat bakat. Ketiga dosen tersebut adalah Dek Ngurah Laba Laksana, Ngurah Mahendra Dinatha, dan I Nyoman Tryupayogi.


Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kegiatan berbasis keberminatan untuk siswa-siswa sekolah dasar yang sudah melaksanakan program fullday school. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pendampingan dan pembelajaran. Kegiatan yang dilakukan antara lain, kegiatan akademik, kegiatan bidang olahraga, dan kegiatan bidang seni. Kegiatan akademik diisi dengan model bimbingan belajar, materi yang dibahas adalah materi pelajaran yang menjadi masalah bagi siswa. Kegiatan bidang olahraga dilakukan dengan mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti kegiatan olahraga. Selain pendapingan, juga dipaparkan mengenai teori dasar setiap gerakan dalam olahraga tersebut. Kegiatan bidang seni dilakukan dengan mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti kegiatan seni. Selain pendampingan, juga dipaparkan mengenai teknik melukis/menggambar/ bernyanyi. Pengabdian dilakukan di Kecamatan Golewa dengan target peserta 100 orang siswa, dengan indikator ketercapaian program yaitu: (1) peningkatan motivasi dan hasil belajar, (2) peningkatan teknik dasar olahraga, dan (3) Peningkatan teknik dasar melukis/menggambar/bernyanyi

“SABTU BERSAMA KITA” SEBAGAI PILOT PROJECT FULLDAY SCHOOL


Golewa/Ngada. Dua oranng dosen STKIP Citra Bakti Dek Ngurah Laba Laksana dan Ngurah Mahendra Dinatha, melaksanakan kegiatn pendampingan sekolah dengan tajuk "Sabtu Bersama Kita". Pengabdian ini dilaksanakan setiap hari sabtu pada bulan Juni tahun 2017, bertempat di SDK Rutosoro. Sasaran dari pengabdian ini adalah anak-anak kelas 3, 4 dan 5 di SD tersebut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyongsong program full day school yang akan berlaku di Indonesia selain itu tujuan lain dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada siswa melalui program “Sabtu Bersama Kita” dan juga untuk mengetahui tanggapan siswa, guru, orang tua terhadap kegiatan “Sabtu Bersama Kita”.



Kegiatan ini dilaksanakan oleh 2 dosen STKIP Citra Bakti dan di bantu oleh 10 orang mahasiswa sebagai tenaga pengajar di SDK Rutosoro. Kegiatan yang difokuskan adalah kegiatan yang menjadi minat anak-anak tersebut seperti kegiatan belajar, olah raga dan juga kesenian. Pada sabtu pertama diawali dengan sosialisasi kegiatan yang yang dilaksanakan. Siswa sangat antusias dalam menyimak penjalasan dari dosen yang meberikan pengarahan. Selanjutnya siswa diminta berkumpul sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing sesuai dengan piliha yang sudah diberikan. Tercatat bahwa sebagian besar siswa lebih tertarik pada kegiatan olah raga yaitu kegiatan permainan bola kaki dan bola volley. Selanjutnya minat siswa lebih terserap pada kegiatan seni yaitu menyanyi dan menggambar, sedangkan yang terakhir adalah kegiatan belajar.
Sabtu kedua kegiatan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan yaitu melaksanakan kegiatan sesuai dengan pembagian minat dan bakat siswa. Pada kegiatan olah raga, siswa di ajak untuk pemanasan terlebih dahulu yang dipimpin oleh salah satu mahasiswa STKIP Citra Bakti. Hal ini bertujuan agar siswa tidak mengalami cedera pada saat kegiatan oleh raga. Setelah pemanasan dilakukan, siswa langsung dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan minat pada kegiatan olah raga yaitu olah raga permainan basket dan juga volley. Siswa laki-laki lebih banyak memilih permaian sepak bola sedangkan siswa perempuan lebih memilih permaianan volley. Pada permainan sepak bola, siswa diajarkan teknik dasar bermain sepak bola, baik itu cara dribbling, passing dan juga shooting dengan benar sebelum permainan sepak bola dilaksanakan. Begitu juga pada permainan volley, diajarkan teknik dasarnya terlebih dahulu sebelum permaian bola volley dilaksanakan. Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan olah raga tersebut.
Kegiatan kesenian dilaksanakan di dalam ruangan, kegiatan kesenian ini dibimbing oleh 3 orang mahasiswa yang mempunyai keterampilan di bidang seni. Kegiatan ini diawali dengan bernyanyi bersama untuk membangun motivasi siswa. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan memberikan teknik-teknik menyanyi yang benar sedangkan siswa yang minatnya menggambar, membuat gambar sesuai dengan arahan dari mahasiswa pendampingnya.
Selanjutnya kegiatan belajar dibimbing oleh 5 orang mahasiswa. Pembelajaran dibagi menjadi 5 kelompok belajar, dimana setiap kelompok dibimbing oleh 1 orang mahasiswa. Materi pelajaran yang diajarkan diawali dengan pelajaran matematika, dan terus berubah sesuai dengan waktu pelaksanaan pengabdian. Siswa sangat antusias mendengarkan penjelasan dari mahasiswa dan mengerjakan soal latihan dengan sunggung-sungguh.
Sabtu ketiga dilakukan kegiatan yang sama dengan materi permainana atau pembeljaran yang berbeda. Pada sabtu terakhir bulan Juni diisi dengan kegiatan pengisisan angket kepuasan terhadap program pengabdian sabtu bersama kita, dimana angkte diisi oleh siswa yang mengikuti program tersebut, guru dan juga orang tua murid.  


 Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan kegiatan berbasis keberminatan untuk siswa-siswa sekolah dasar dalam rangka mempersiapkan diri menyongsong program fullday school. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pendampingan dan pembelajaran. Kegiatan yang dilakukan antara lain, kegiatan akademik, kegiatan bidang olahraga, dan kegiatan bidang seni. Kegiatan akademik diisi dengan model bimbingan belajar, materi yang dibahas adalah materi pelajaran yang menjadi masalah bagi siswa. Kegiatan bidang olahraga dilakukan dengan mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti kegiatan olahraga. Selain pendapingan, juga dipaparkan mengenai teori dasar setiap gerakan dalam olahraga tersebut. Kegiatan bidang seni dilakukan dengan mendampingi siswa-siswi yang akan mengikuti kegiatan seni. Selain pendampingan, juga dipaparkan mengenai teknik melukis/menggambar/ bernyanyi. Pengabdian dilakukan di Kecamatan Golewa dengan target peserta 100 orang siswa, dengan indikator ketercapaian program yaitu: (1) peningkatan motivasi dan hasil belajar, (2) peningkatan teknik dasar olahraga, dan (3) Peningkatan teknik dasar melukis/menggambar/bernyanyi